Pemerintah Pastikan Isu Ratusan Korban di Tambang Nunggul Bogor Tidak Benar

Klarifikasi Resmi Pemerintah: Isu keracunan massal dan ratusan korban tewas di lokasi penambangan Nunggul, Bogor, dipastikan tidak benar.

BOGOR | KabarGEMPAR.com – Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan bahwa informasi yang beredar luas di masyarakat mengenai dugaan keracunan massal hingga menewaskan ratusan orang di lokasi penambangan Nunggul, Kabupaten Bogor, adalah tidak benar dan menyesatkan.

Isu tersebut mencuat melalui pesan berantai di berbagai platform media sosial dan aplikasi perpesanan pada Rabu malam (14/1). Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa sekitar 700 hingga 750 pekerja meninggal dunia akibat paparan gas beracun di dalam lubang tambang dan mengaitkan kejadian tersebut dengan aktivitas PT Aneka Tambang (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa angka “700” yang disebut dalam pesan berantai itu merupakan istilah teknis yang merujuk pada nama level tambang, bukan jumlah korban.
“Tidak ada korban meninggal dunia sebagaimana yang beredar. Informasi tersebut keliru dan tidak sesuai fakta,” kata Rudy.

Manajemen PT Antam UBPE Pongkor juga membantah adanya ledakan maupun kebocoran gas beracun di lokasi tambang. Peristiwa yang terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB tersebut merupakan munculnya asap di salah satu level bawah tanah yang diduga berasal dari pembakaran material kayu penyangga, sehingga menyebabkan peningkatan kadar gas karbon monoksida di atas ambang batas aman.

Sebagai langkah pengamanan, seluruh pekerja di area terdampak segera dievakuasi sesuai prosedur keselamatan kerja dan aktivitas di area tersebut dihentikan sementara. Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh pekerja dalam kondisi selamat.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus melakukan pemantauan guna memastikan situasi sepenuhnya terkendali. Hingga Rabu malam, kondisi di sekitar kawasan pertambangan dinyatakan aman dan kondusif.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi serta memastikan kebenaran kabar melalui sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Laporan: Tim Kabar Bogor
Editor: Redaksi KabarGEMPAR.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *