Mangkrak Bertahun-tahun, Proyek Gedung Budaya Subang Jadi Sorotan Publik

Kondisi Gedung Budaya Subang yang mangkrak bertahun-tahun, tampak lapuk dan rusak di sejumlah bagian akibat minim perawatan serta belum jelasnya kelanjutan pembangunan.

SUBANG | KabarGEMPAR.com – Proyek pembangunan Gedung Budaya Subang yang telah berjalan selama bertahun-tahun kini menjadi sorotan publik. Bangunan yang digagas pada era kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, tersebut hingga kini belum rampung dan justru mengalami kerusakan di berbagai bagian.

Dengan total anggaran mencapai Rp33 miliar, proyek ini awalnya dirancang sebagai pusat kegiatan seni dan budaya sekaligus penunjang pengembangan desa wisata budaya. Namun, realisasi di lapangan jauh dari harapan. Sejumlah bagian bangunan tampak terbengkalai, material bambu yang digunakan mulai lapuk, dan struktur bangunan mengalami kerusakan akibat cuaca serta minimnya perawatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan fasad bangunan depan telah ambruk, sementara bagian belakang dalam kondisi rapuh dan berpotensi runtuh. Rangka besi penyangga terlihat berkarat, instalasi listrik tidak berfungsi, serta sejumlah fasilitas hilang diduga akibat pencurian.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Subang, Ade Intra, menyampaikan bahwa pihaknya hanya memiliki kewenangan dalam menjaga kebersihan dan pengamanan area. Saat ini, petugas ditempatkan untuk mengantisipasi masuknya warga ke dalam bangunan yang dinilai berbahaya.

“Untuk perbaikan dan kelanjutan pembangunan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kami sudah mengajukan, namun belum ada tindak lanjut,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan gedung tersebut belum sepenuhnya selesai. Dari total lahan sekitar 14 hektare, baru sebagian kecil yang dimanfaatkan. Fasilitas pendukung seperti taman dan sarana penunjang lainnya belum dibangun.

Di tengah kondisi tersebut, para pegiat seni budaya di Subang justru masih membutuhkan gedung kesenian yang representatif. Selama ini, berbagai kegiatan seni terpaksa digelar di ruang terbuka karena keterbatasan fasilitas yang memadai.

Mangkraknya proyek ini memicu pertanyaan publik terkait efektivitas perencanaan dan pengawasan pembangunan, serta komitmen pemerintah dalam menuntaskan proyek yang telah menelan anggaran besar. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kelanjutan pembangunan Gedung Budaya Subang tersebut.

Laporan: Tim Kabar Subang
Editor: Redaksi KabarGEMPAR.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *