Mantan Warga Binaan Harap Lapas Karawang Perkuat Program Kemandirian di Era Kepemimpinan Baru

Tongkat komando Lapas Kelas IIA Karawang resmi berpindah tangan. Ma’ruf Prasetyo Hadianto dilantik menjadi Kepala Lapas yang baru, menggantikan Christo Toar yang kini mendapat penugasan sebagai Kalapas Malang.

KARAWANG | KabarGEMPAR.com – Pergantian pucuk pimpinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang memunculkan harapan baru, tidak hanya dari kalangan internal pemasyarakatan, tetapi juga dari mereka yang pernah merasakan langsung kehidupan di balik tembok penjara.

Salah satunya datang dari seorang mantan warga binaan yang pernah menjalani masa hukuman selama tiga tahun di Lapas Karawang-yang oleh masyarakat setempat kerap disebut “Lapas Warung Bambu.”

Pria yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan itu menilai, keberlanjutan program pembinaan kemandirian menjadi hal penting yang perlu terus diperkuat oleh kepemimpinan baru.

“Saya pernah merasakan langsung bagaimana kehidupan di dalam Lapas Karawang selama tiga tahun. Program pembinaan seperti pelatihan kerja, kerajinan, hingga kegiatan keterampilan sangat membantu warga binaan untuk punya bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya kepada KabarGEMPAR.com, Minggu (12/4/2026).

Menurutnya, pembinaan yang baik bukan sekadar menjalankan masa hukuman, tetapi juga menjadi proses perubahan bagi warga binaan agar mampu kembali menjalani kehidupan secara lebih baik setelah bebas.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Ma’ruf Prasetyo Hadianto, program-program pembinaan tersebut dapat diperluas dan diperkuat.

“Harapan kami, pembinaan kemandirian lebih diperbanyak lagi. Karena ketika bebas nanti, banyak mantan warga binaan yang butuh keterampilan agar tidak kembali ke jalan yang salah,” katanya.

Ia juga menilai keberadaan kegiatan produktif di dalam lapas memiliki dampak psikologis positif bagi warga binaan.

“Ketika ada kegiatan kerja atau pelatihan, warga binaan merasa lebih punya harapan. Mereka merasa masih punya masa depan,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, estafet kepemimpinan di Lapas Kelas IIA Karawang resmi bergulir setelah Ma’ruf Prasetyo Hadianto dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, dalam prosesi yang digelar di Lapas Kelas I Cirebon, Sabtu (11/4/2026).

Ma’ruf menggantikan Christo Toar, yang kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Lapas Kelas I Malang.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus momentum memperkuat fungsi pembinaan bagi warga binaan.

Dengan kepemimpinan baru, masyarakat berharap Lapas Karawang tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga semakin optimal dalam membina warga binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang produktif dan mandiri.

Laporan: Tim Kabar Karawang
Editor: Redaksi KabarGEMPAR.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *