RSUP Hasan Sadikin Minta Maaf, Kasus Bayi Nyaris Tertukar Jadi Sorotan Publik
BANDUNG | KabarGEMPAR.com – Manajemen RSUP Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang menimpa seorang ibu asal Cimahi, Nina Saleha, yang hampir kehilangan bayinya usai proses persalinan.
Peristiwa tersebut mencuat setelah keluarga pasien mengeluhkan adanya dugaan kelalaian dalam pelayanan, di mana bayi yang baru dilahirkan nyaris dibawa oleh orang yang tidak dikenal. Kejadian ini pun langsung memicu kekhawatiran publik terkait standar keamanan dan prosedur pelayanan di rumah sakit rujukan nasional tersebut.
Dalam keterangan resmi yang dirilis pada Kamis (9/4/2026) malam, pihak RSHS menyampaikan penyesalan mendalam atas ketidaknyamanan yang dialami pasien dan keluarganya. Manajemen rumah sakit menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang ada.
“Manajemen RSUP Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak Ibu Nina Saleha selama mendapatkan pelayanan kesehatan,” demikian isi pernyataan resmi yang juga diunggah melalui akun media sosial rumah sakit.
Selain itu, pihak rumah sakit mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan pertemuan langsung dengan keluarga pasien. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak disebut telah sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Namun demikian, respons publik di media sosial menunjukkan beragam reaksi. Tidak sedikit warganet yang menyayangkan minimnya penjelasan detail dari pihak rumah sakit terkait kronologi kejadian. Mereka menilai insiden bayi nyaris tertukar bukanlah persoalan sepele, melainkan menyangkut aspek keselamatan pasien yang seharusnya menjadi prioritas utama.
Sebelumnya, Nina Saleha mengungkapkan keluhannya terkait pelayanan yang diterimanya di RSHS. Ia menyebut bayinya hampir dibawa oleh orang yang tidak dikenal, sehingga menimbulkan trauma dan kekhawatiran mendalam bagi keluarga.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat pentingnya pengawasan ketat dalam pelayanan kesehatan, khususnya di fasilitas medis besar seperti RSUP Hasan Sadikin. Evaluasi menyeluruh serta transparansi informasi dinilai menjadi langkah krusial guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi layanan kesehatan.
Laporan: Tim Kabar Jabar
Editor: Redaksi KabarGEMPAR.com
