SPMB SMPN 1 Batujaya: Jalur Domisili Paling Diminati, 98 Siswa Tak Lolos
KARAWANG | KabarGEMPAR.com – Proses Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 1 Batujaya, Kabupaten Karawang, telah memasuki tahap pendaftaran ulang. Seleksi yang berlangsung sejak 23 Juni hingga 2 Juli 2025 ini menyisakan sejumlah catatan, mulai dari tingginya antusiasme pendaftar hingga kendala teknis di lapangan.
Ketua Panitia SPMB SMPN 1 Batujaya, Pahri Aulawi, S.Pd.I, menjelaskan bahwa proses seleksi dibagi ke dalam tiga tahap berdasarkan jalur pendaftaran. “Untuk melayani pendaftaran, panitia berjumlah lebih dari 11 orang, dan kami bekerja maksimal agar semua tahap berjalan lancar,” ujar Pahri saat ditemui pada Senin (7/7/2025).
Tiga Tahap Seleksi, Jalur Domisili Mendominasi
Tahap pertama seleksi berlangsung pada 23–25 Juni 2025, melalui empat jalur:
1. Anak guru dan tenaga kependidikan (tendik)
2. Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM)
3. Prestasi Kejuruan
4. Prestasi Penghargaan

Tahap kedua dilaksanakan pada 26–28 Juni, meliputi:
1. Mutasi luar kabupaten
2. Domisili
3. Disabilitas
Tahap ketiga dibuka pada 30 Juni hingga 2 Juli, khusus untuk jalur akademis (nilai rapor) dan kuota limpahan.
Dari total 458 pendaftar, hanya 360 siswa yang diterima sesuai kuota yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang. Sementara 98 siswa yang tidak lolos diketahui mendaftar ke sejumlah sekolah swasta terdekat.
Panitia mencatat jalur domisili menjadi yang paling banyak diminati, dengan 180 pendaftar. Disusul jalur akademis sebanyak 98 pendaftar. Adapun jalur prestasi kejuruan, penghargaan, dan disabilitas tercatat tanpa peminat.
“Penilaian dalam jalur ini mempertimbangkan tahun terbit Kartu Keluarga (KK), jarak tempat tinggal ke sekolah, serta usia calon peserta didik,” kata Pahri.
Kendala Teknis: Banyak Orang Tua Belum Paham Sistem Online
Meski sistem pendaftaran berjalan relatif lancar, panitia mengakui masih banyak pendaftar yang belum memahami tata cara pendaftaran berbasis daring.
“Masih banyak orang tua yang belum terbiasa dengan sistem online, sehingga kami harus menambah personel untuk mendampingi proses pendaftaran secara langsung,” ujar Pahri.
Pendaftaran Ulang hingga 8 Juli
Saat ini, proses pendaftaran ulang bagi siswa yang lolos seleksi sedang berlangsung dan dijadwalkan berakhir pada 8 Juli 2025. Panitia akan melakukan konfirmasi langsung kepada calon siswa yang belum mendaftar ulang.
“Kami tidak ingin ada kursi kosong hanya karena kelalaian informasi. Maka panitia akan menghubungi secara langsung siswa yang belum daftar ulang,” tegasnya.
Reporter: Tusin Yudha | Editor: Hardi Hanto